Jika kamu mencari identitas dari seorang aku maka janganlah kamu memandang dari sebuah sudut keburukan, maka kamu akan hanya melihat aku sebagai seburuk-buruknya. Dan jika kamu memandang dari sudut kebaikan maka kamupun akan melihat aku sebagai sebaik-baiknya. Aku banyak tidak mengerti aku ini seperti siapa. Mungkin hanya aku yang yang telah menyatakan kebodohannya pada diriku. Namun jika kamu mampu untuk itu maka kamu tidak akan sukar mencari sebuah identitas aku. Andaikata kamu bingung dengan kata-kataku diatas maka akuilah kebodohanmu pada dirimu sendiri. Setelah itu nyatakan kebodohanmu pada diriku. Setelah itu bulatkan semua anganmu tentang diriku terhadap sesuatau identitas yang engkau dapatkan. Pertahankan itu. Jika kamu masih bingung, maka hendaknya engkau belajar lagi. Sungguh, aku lebih sulit mencerna sebuah ”aku” daripada segudang rumus.