bank roma's posts with tag: renung
 | Category: | Books | | Genre: | Biographies & Memoirs | | Author: | bankroma |
Kali ini aku gak mereview satu buku pun, namun............yang sedang terjadi adalah........., perang batin yang sedang berkecamuk dalam tubuhku......., yaah, mungkin hanya sekedar salah satu episode atau skenario hidup yang entah kenapa kali ini aku gak bisa menjadikan diri saya sebagai sutradara handal yang bebas menentukan berbagai macam pilihan alur cerita kehidupanku. Untuk kali ini betul-betul suatu pilihan yang dilematis......: "Kalo kamu emang betul-betul butuh uang, kenapa gak kamu jual aja buku-bukumu itu..??", demikianlah bisik setan ato entah spesies iblis yang manakah yg saat ini istiqomah bersemayam dalam kepalaku. Kemudian kutanya Dia : "Gak ada pilihan lagi kah..??" , kutanya demikian singkatnya, karena kutahu betapa jeniusnya ia, hingga seringkali aku menuruti keinginannya meskipun itu mengabaikan nuraniku.. "Yaa...tentu saja, gara-gara buku itu kamu jadi seperti ini, uang yang seharusnya bisa kamu alokasikan sebaik-baiknya untuk program perbaikan gizi tubuh, fitness, nraktir teman karaoke-an, nongkrong di cofeecorner, istiqomah ngisap Dji Sam Soe, up grade penampilan, malah kamu belanjakan untuk beli buku-buku yang kini jadi udah kian usang aja, sekarang kamu ngrasakan sendiri akibatnya kan, saat kamu butuh teman-temanmu agar bisa bantu kamu menyelesaikan Tugas Perancangan kuliahmu, mereka malah menjauhimuu...apalagi saat ini kamu butuh tambahan uang....he...he...jangan harap kamu dapat pinjeman duit dari mereka....., kamu egois, kamu terlalu lama larut dengan buku-buku busukmu, kamu gak pernah punya waktu sedikitpun dengan teman-temanmu, apalagi sesekali punya keinginan nraktir kesenangan buat mereka.........", tak terhentikan serangannya padaku ................................................................... .................................................................. ............. ............ kutatap sesekali buku-buku itu, berbagai kenangan terbersit sekilas seolah mereka memelas padaku. Ada manajemen SDM, filsafat, psikologi, novel Ayat-ayat Cinta pemberian langsung sang penulisnya 2 tahun yang lalu di WTC, buku ESQ-nya Ari Ginanjar yang ditanda-tangani pak Muhammad Nuh pas dulu ikut training, buku puisi pemberian penggemar, ada karya-karyanya Gus Mus, Emha Ainun Najib yang sering aku dalami, Chairil Anwar, Rendra, Najib Kailani, Jalaluddin Rumi, Ahmed Deedad, Najib Mahfoudz, buku komunikasi, periklanan, sejarah, Negara Kertagama, tentang Ahmedinejad, De Peci Code yang menghibur, Gatoloco, Sabdopalon Nayanggengong.............................memelas, memelas, memelas, dan terdengar jelas mereka serempak berkata dan berteriak : "JANGAN JUAL AKU.......!!!!!!"
Namun akhirnya aku hanya bisa.............. ..................................... .................................... ................... .................. ........
29032008.txtby.bankroma

Muhammadkan Hamba ya Rabbi
muhammadkan hamba ya rabbi di setiap tarikan napas dan langkah kaki tak ada dambaan yang lebih sempurna lagi di ufuk jauh kerinduan hamba muhammad berdiri muhammadkan ya rabbi hamba yang hina dina seperti siang malammu yang patuh dan setia seperti bumi dan matahari yang bekerja sama menjalankan tugasnya dengan amat terpelihara sebagai adam hamba lahir dari gua garba ibunda engkau tuturkan pengetahuan tentang benda-benda hamba meniti alif-ba-ta makrifat pertama mengawali perjuangan untuk menjadi mulia ya rabbi engkau tiupkan ruh ke dalam nuh hamba dengan perahu di padang pasir yang mensamudera hamba menangis oleh pengingkaran amat dahsyatnya dan bersujud di bawah bukti kebenaranmu yang nyata sesudah berulangkali bangun dan terbanting merenungi dan mencarilah hamba sebagai ibrahim menatapi laut, bulan, bintang dan matahari sampai gamblang bagi hamba allah yang sejati jadilah hamba pemuda pengangkat kapak menghancurkan berhala sampai luluh lantak hamba lawan jika pun fir’aun sepuluh jumlahnya karena api sejuk membungkus badan hamba kemudian ya rabbi engkau ajarkan hal kedewasaan yakni penyembelihan dan kurban, pasrah dan keikhlasan tatkala dengan hati pedih pedang hamba ayunkan sukma hamba memasuki ismail yang menelentang ismail hamba membisikkan firmanmu ya rabbi bahwa dewasa tidaklah ditandai kegagahan diri melainkan rela menyaring dan menyeleksi agar secara jernih berkenalan dengan yang inti di saat meng-ismail itu betapa jiwa hamba gemetar ego pribadi adalah musuh yang teramat tegar jika di hadapanmu masih ada sejumput saja pamrih maka leher hamba sendiri yang bakal tersembelih dan memang kepala hamba tanggal berulangkali di medan peperangan modern ini ya rabbi hambalah kambing di jalanan peradaban ini darah mengucur, daging hamba dijadikan kenduri tulus hati dan istiqamah ismail ya rabbi betapa sering lenyap dari gairah perjuangan ini keberanian untuk bersetia kepada kehendakmu di hadapan musuh gugur satu demi satu maka hambamu yang dungu belajar menjadi musa meniti kembali setiap hakikat alif-ba-ta belajar berkata-kata, belajar merumuskan cara harun hamba membantu mengungkapkannya musa hamba membukakan universitas cakrawala setiap gejala dan segala warna zaman hamba baca dengan seribu buku dan seribu perdebatan hamba tuntaskan makna kebangkitan tongkat hamba angkat dan tegakkan ya rabbi memusnahkan iklan-iklan takhayul fir’aun yang keji ular klenik pembangunan, sihir gaya kebudayaan karena telah hamba genggam yang bernama kebenaran ya rabbi alangkah agung segala ciptaan ini kebenaran belaka membuat hidup kering dan sepi maka engkau jadikan hamba isa yang lembut wajahnya dengan mata sayu namun bercahaya, mengajarkan cinta isa hamba sedemikian runduknya kepada dunia segala tutur kata dan perilakunya kelembutan belaka sehingga murid-murid hamba dan anak turunnya terkesima tenggelam mesra dalam isa hamba yang disangka tuhannya ya rabbi haruslah berlangsung keseimbangan antara cinta dengan kebenaran haruslah ada tuntunan pengelolaan atas segala ilmu dan nilai yang engkau anugerahkan karena itu muhammadkan hamba ya rabbi bukakan pintu kesempurnaan yang sejati pamungkas segala pengetahuan hidup dan hati suci perangkum bangunan keselamatan para rasul dan nambi muhammadkan hamba ya rabbi muhammadkan agar tak menangis dalam keyatimpiatuan agar tak mengutuk meski batu dan benci ditimpakan agar sesudah hijrah hamba memperoleh kemenangan muhammadkan hamba ya rabbi muhammadkan hamba agar kehidupan hamba jauh melampaui usia hamba agar kematian tak menghentikan perjuangan agar setiap langkah mengantarkan rahmat bagi alam muhammadkan hamba ya rabbi muhammadkan di rumah, di tempat kerja serta di perjalanan agar setiap ucapan, keputusan dan gerakan menjadi ayatmu yang indah dan menaburkan keindahan takkan ada lagi sosok pribadi seanggun ia dipahami ataupun disalahpahami oleh manusia kalau tak sanggup kaki hamba menapaki jejaknya penyesalan hamba akan tak terbandingkan oleh apa pun saja para malaikat sedemikian hormat dan segan kepadanya bagai dedaunan yang menunduk kepada keluasan semesta para nabi berbaris menegakkan sembahyang engkau perkenankan ia berdiri menjadi imam ya rabbi muhammadkan hamba, muhammadkan hamba perdengarkan tangis bayi padang pasir di kelahiran hamba alirkan darah al-amin di sekujur badan hamba sarungkan tameng al-ma’shum di gerak perjuangan hamba kalungkan kebenjian abu jahal di leher hamba sandingkan keteduhan abu thalib di kaki dukalara hamba payungkan awan cintamu di bawah terik politik durjana usapkan tangan sejuk khadijah pada kening derita hamba kirimlah jibril mencuci hati muhammad hamba lahirkan kembali wahyumu di detak gemetar jantung hamba dan kucuran darah luka muhammad oleh pedang kaum pendusta hadiahkan kepada hamba rasa sakitnya ya rabbi ya rabbi muhammadkan hamba bersujud dan tafakkur di gua hira’ jiwa hamba berkeliling ke rumah tetangga, negeri dan dunia menjajakan cahaya 29032008.txt.ean.
 | Category: | Books | | Genre: | Religion & Spirituality | | Author: | Emha Ainun Najib |
Kafir Liberal
Takziah Paus Nih Yee… Karena sejak beberapa hari sebelum Paus meninggal Kiai Kanjeng berada di Roma (Vatikan terletak di dalam kota Roma), Cak Nun diserbu berbagai pertanyaan yang aneh-aneh bahkan naif dan absurd, juga gugatan. Berikut ini beberapa tanya jawab, baik melalui wawancara jarak jauh, telepon maupun SMS. “Kan Cak Nun termasuk tokoh Islam, kenapa berada di Vatikan pusatnya Katholik?”. Cak Nun menjawab: “Dulu Nabi Muhammad adalah muslim sendirian di tengah masyarakat yang seluruhnya kafir. Sedangkan umat Katholik adlah manusia ber-Tuhan, bukan kafir”. SMS dari seorang Kiai berbunyi: “Takziah ke Paus nih yee…”. Dijawab: “Saya sedang menghormati mahluk bikinan Allah. Kalau mahluk-Nya tak saya hormati nanti Penciptanya tersinggung”. “Bagaimana hukumnya berada di tengah-tengah kerumunan massa layatan Paus?”. Dijawab: “Kan di kampung siapa saja yang meninggal kita biasanya melayat juga. Bahkan jika seekor anjing mati, kita menghormatinya juga”. “Kok sampai Kiai Kanjeng menciptakan aransemen musik untuk suasana kematian Paus, bahkan Cak Nun membikin puisi khusus?”. Cak Nun menjawab: “Batu di dasar sungai saja bisa mengilhami lahirnya lagu. Di dalam Al Quran Tuhan menyuruh ta’arruf atau saling kenal dan apresiasi diantara manusia. Perintahnya diawali dengan Ya ayyuhannas, wahai manusia, bukan hanya Ya ayyuhalladzina amanu atau wahai orang beriman…”.
Tu diatas adalah petikan paragraf dari buku KAFIR LIBERAL tulisan dari Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). Sebuah buku yang membahas tentang pluralisme beragama. Saya termasuk orang yang setuju akan pluralisme beragama. Menurut saya saling menghormati antar pemeluk agama yang berbeda itu sangat perlu. Pemeluk agama lain juga ciptaan Allah SWT, sudah selayaknya saya menghormati ciptaanNya. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda termasuk pendukung pluralisme beragama? 
Syahadat Cinta ....................... ............................... ....................................... Syahadat, Bahasa sederhananya adalah menyaksikan, atau mengakui Apakah saya bisa disebut mengakui presiden Sby kalo saya gak mengakui ibunya Sby atau anaknya Sby. Kalo saya mengakui Sby maka saya juga harus mengakui semua unsur hidupnya Sby. Kalo saya mengakui Allah, Asyhaduallaa ilaaha illallah, saya harus mengakui daun sebagai makhluk ciptaan-Nya, maka saya harus cinta dan berlaku baik kepada daun. Saya harus mengakui cacing, saya harus mengakui ekologi, ekosistem, kosmologi, saya harus mengakui semuanya. Saya tidak boleh ambil hak orang lain, saya tidak boleh memperlakukan isi bumi seenak saya, merusak alam, karena saya bersyahadat. Sekarang betapa banyak orang bersyahadat namun sebetulnya menyakiti pihak yang disyahadati yakni Allah SWT. Saya disuruh untuk saling mengenal, saling berbagi kasih sayang, menebarkan cinta, perdamaian, namun pada kenyataanya saya sering menebarkan benci, permusuhan, bahkan kedengkian. Saya sering mengusik orang lain, membuat kecewa, dan marah. Saya mengaku bersyahadat padahal hakikatnya tidak. Betapa gampang saya meremehkan-Nya, mengabaikan perintah-Nya. Oh...., betapa saya harus belajar syahadat lagi............ ......................................... ............................ .............. Cinta ..................... ............................. ..................................... Betapa, sulit saya memahaminya dengan kata-kata Namun saya bisa merasakan kehadiarannya dengan sederhana dan alakadarnya. Saya rasakan hadirnya semenjak kubuka mata, kulihat embun pagi yang bersahaja, kuhirup udara pagi yang berhembus mesra sebelum cahaya,......(Letto mode ON), aku memahami cinta melalui belaian seorang ibu kepada anaknya, cinta Muhammad SAW yang selalu menangisi derita ummatnya hingga akhir hayatnya, bahkan saya harus memahami cinta seekor kecoak yang melindungi cucu-cucunya. Tapi betapa gampangnya saya melupakan dan mengabaikan cinta-Nya padahal Ia ciptakan saya, hidupkan saya, merawat saya dengan sepenuh cinta-Nya, sebelum saya pahami cinta itu sendiri dengan sempurna. Ia penuhi aku dengan cinta-Nya sebelum aku memintanya. Ternyata memahami cinta tidak sederhana ........................................ Oh....., betapa saya harus belajar cinta lagi............ ........................................... ......................... ............ sby020108.21.15txtfromeannbankroma08175022498
JANGAN PERNAH MENCINTAI SESEORANG KARENA...
? Jangan pernah mencintai seseorang karena dia cantik ! = sebab jika ia tidak cantik lagi engkau akan meninggalkannya. ? Jangan pernah pula mencintai seseorang karena ia tampan ! = karena engkau pasti pergi disaat ia tidak tampan lagi. ? Jangan pernah mencintai seseorang karena ia baik ! = karena jika kamu tahu keburukannya kamu akan pergi darinya. ? Jangan pernah sekalipun kau mencintai seseorang karena kasihan ! = karena tidak selamanya dia dapat dikasihani. ? jangan pernah membenci seseorang ! = karena engkau pasti akan memikirkannya. ? Jangan pernah mencintai seseorang yang hanya memperhatikanmu ! = karena ia tidak peduli dengan keluarga dan masa depanmu. ? Jangan pernah mencintai seseorang karena dia hebat ! = karena akan mudah meninggalkannya disaat dirinya payah. ? Jangan pernah mencintai seseorang karena ia selalu bersa mamu ! = akan sangat sedih jika saat ia tidak bersamamu ia mencintai orang lain. ? jangan pernah mencintai seseorang hanya karena ia bilang suka padamu ! = karena ada kesempatan untuknya untuk tidak menyukaimu lagi. ? jangan pernah mencintai seseorang hanya karena ia bilang sayang padamu ! = sudah seharusnya manusia hidup saling menyayangi. Lagi pula siapa yang tahu esok dia tidak sayang lagi padamu. ? jangan cinta kepada seseorang karena ia selalu memujimu! = karena engkau akan sangat membencinya disaat ia menghinamu. ? Jangan pernah mencintai seseorang hanya karena kau kesepian ! = karena ia tidak berarti lagi bila kau mempunyai teman baru. ? Jangan penah mengacuhkan orang yang mencintaimu ! = meskipun kau tidak mencintainya, kamu sangat berarti baginya. ? Jangan pernah melupakan cinta di sekelilingmu ! = meskipun tersenyum, sebenarnya ia sedih kehilanganmu. ? Jangan kau anggap ang in lalu orang yang memperhatikanmu hidupmu! = meskipun tidak mengatakan yang sejujurnya,sesungguhnya dia cinta padamu. ? Jangan mencintai seseorang karena kemegahannya ! = karena disaat ia jatuh terpuruk, ia tidak ada artinya lagi bagimu. ? Jangan mudah berkata cinta kepada seseorang ! = hidup itu kejam bahkan mencintai tak harus memiliki. ? Jangan pernah mencintai seseorang karena ia memberikan janji ! = apa kamu lupa dia juga seorang manusia.
(ditulis oleh: seseorang yang tidak kukenal, he..he.. ngopy dari komputer tetangga)
sby020108.21.15txtfromeannbankroma08175022498
Islam itu adalah.... Bila sebuah batu tergeletak dijalan Dan ia membahayakan pemakai jalan Anda memungutnya, dan mencari seseorang untuk membahas Apa yang dapat kita perbuat agar batu tersebut bermanfaat. Itulah Islam Islam adalah untuk menjaga kesuburan tiap sudut tanah Untuk mengagumi gunung dan laut yang luas, Atau sekedar untuk menyiram tanaman, Untuk berenang dalam air sambil bersyukur kepada Allah Atau untuk menghirup udara dengan kerinduan untuk bertemu dengan Allah Islam adalah, Bila ada satu mahkluk sedang kelaparan Walau ia hanya seekor anjing Anda merasa tidak enak karena kenyang seorang diri Maka Anda lalu belajar untuk merasakan lapar, Sebelum anda merasa layak disebut sebagai saudara oleh orang-orang lapar Islam adalah, Ketika seseorang merasa haus Bahkan bila ia adalah orang yang akan membunuh anda Anda merasakan kehausannya Dan berbagi air anda dengannya Islam adalah, Ketika anda melihat seseorang dipinggirkan dan merasa sendirian Anda menghampirinya dan mengucapkan salam kepadanya Islam adalah, Mencintai bahkan orang-orang yang membenci anda Dan memuji dengan bijak Seseorang yang menganggap anda sebagai musuhnya Islam adalah, Komunitas yang berdamai dengan alam, Sungai dan hutan, air dan daratan, gunung dan lautan Yang mereka cintai seolah-olah istri-istri mereka sendiri Menjaga kesuburannya semata-mata dengan cinta Islam adalah, Sebuah pemerintah yang menganggap rakyatnya sebagai seorang isteri, Saling menyayangi, bekerjasama dengan keseimbangan kekuasaan antara yang satu dengan yang lain, Islam adalah, Keadaan dimana si kuat memahami pentingnya si lemah Dan si lemah tidak menikmati kelemahan dan ketergantungannya. Salam berarti perdamaian Islam berarti upaya mencari, membangun dan menciptakan perdamaian Humanitas Islam berarti pengertian untuk saling memanusiakan satu sama lain Budaya Islam adalah kedamaian fikiran dan hati Perekonomian Islam berarti tak seorangpun kekurangan gizi dan tak seorangpun kelebihan gizi. Politik Islam berarti demokrasi sejati dan jujur Filosofi Islam adalah kesimbangan antara hak-hak azasi dan kewajiban-kewajiban azasi manusia Salam berarti perdamaian Islam berarti pembebasan menuju perdamaian Islam berarti kerja emansipasi menuju kehidupan yang penuh kedamaian bagi semua manusia. (Karya Emha Ainun Nadjib)
 | sejenak | Dec 26, '07 9:20 AM for everyone |
Marilah kita berdiri di atas sebuah dataran tinggi, memandang sesuatu dari segala sesuatu yang berada di sekeliling kita. Sejenak kita rasakan keutamaan kita. Kemudian pandanglah kita sebagai bagian daratan. Tatap lurus darat, laut terus sampai kita temui batas bumi pandangan kita. Pejamkan mata perlahan-lahan. Bayangkan kita bagian dari bumi. Bumi bagian tatasurya dengan pusat matahari. Matahari bintang bintang kita bagia dari galaksi. Galaksi bagian jagat raya. Bayangkan kita melihat bintang kecil yang besarnya jaug lebih besar dari bumi kita. Seandainya diatas bintang itu ada sepasang mata, maka tidak mungkin kita terlihat sebagai debu. Bayangkan ribuan bintang itu. Bandingkan dengan kita. Sungguh teramat sangat kecil sekali kita. Jika dihadapkan pada kenyataan ini, pantaskah kita bicara : ”I’m the Best”. Pantaskah kita sombong? Ternyata tidak. Kita ini apa? Apa milik kita...? Ya Allah Engkaulah yang Maha Besar. Kita sujud dan berdzikir
| |